Home » » AQIDAH AHLI SUNAH WAL JAMAAH

AQIDAH AHLI SUNAH WAL JAMAAH

Written By aisyah heru on Friday, 14 June 2013 | 20:00


Pengertian Aqidah Ahlussunah Waljama’ah
A.   Definisi Aqidah
Menurut bahasa ‘aqidah berasal dari kata:
1. Al-‘aqdu yang berarti ikatan,
2. At-tautsiiqu yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat,
3. Al-ihkaamu yang berarti mengkokohkan (mnetapkan),
4. dan Ar-Rabthu biquwwah yang berarti mengikat dengan kuat.
Menurut isthilah, ‘Aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun  bagi orang yang meyakininya.

Sedang ‘Aqidah Islamiyyah adalah keimanan yang teguh dan pasti kepada Alloh Ta’ala dengan melaksanakan seluruh kewajiban, bertauhid, dan taat kepada-Nya, beriman kepada malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, takdir yang baik maupun yang buruk, dan mengimani seluruh prinsip-prinsip agama (ushuluddin) yang shohih, perkara-perkara yang ghoib, beriman kepada ijma’ (konsensus) Salafush Shalih, serta seluruh brita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiyah maupun amliyyah yang telah ditetapkan menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shohih serta ijma’ Salafush Sholih.
B. Definisi Salaf
Menurut bahasa, Salaf artinya orang yang terdahulu (nenek moyang), yang lebih tua dan lebih utama. Salaf berarti orang pendahulu.
Menurut isthilah, Salaf berarti generasi pertama dan terbaik bagi umat Islam, yang terdiri dari para Shahabat, Tabi’in, Thabi’ut Tabi’in, dan para imam pembawa petunjuk pada tiga kurun (generasi atau massa) pertama yang dimuliakan oleh Alloh Subhaanahu Wata’ala, sebagaimana sabda Rasululloh Shallallohu ‘alaihi Wasallam,
“Sebaik-baik manusia adalah pada massakuini (yaitu para Shahabat), kemudian yang setelahnya (massa tabi’in), kemudian yang setelahnya (massa Tabi’ut Tabi’in).”
Ahlus Sunnah Waljama’ah dikatakan juga As-Salafiyyun karena mereka mengikut manhaj Salafush-Shalih dari Shahabat, Tabi’in, dan Tabi’ut Tabi’in. Kemudian setiap orang yang mengikuti jejak mereka serta berjalanbedasarkan manhaj mereka –disepanjang massa-, mereka ini disebut Salafi karena dinishbatkan kepada Salaf. Salaf bukan kelompok atau golongan seperti yng difahami oleh sebagian orang, tetapi sebagai manhaj (jalan hidup dalam ber-‘aqidah, beribadah, berhukum, berakhlak, dan yang lainnya) yang wajib diikuti oleh setiap muslim. Jadi pengertian Salaf dinishbatkan kepada orang yang menjaga keselamatan ‘aqidah dan manhaj menurut apa yang dilaksanakan Rasululloh Shallallohu ‘alaihi Wasallam dan para Shahabat Radhiyalloohu ‘anhum sebelum terjadina penyelisihan dan perpecahan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -Rahimahulloh- (wafat th.728 H) berkata, “”Bukanlah merupakan aib bagi orang yang menampakkan manhaj Salaf dan menishbatkan dirinya kepada Salaf, bahkan wajib menerima yang demikian itu darinya bedasarkan kesepakatan karena manhaj Salaf tidak lain kecuali kebenaran” –Majmu’ Fatawaa Syaikhul Islam Ibnu Taimyyah (iv/149)-
C. Definisi Ahlus-Sunnah Waljama’ah
As-Sunnah mnurut bahasa artina adalah jalan atau cara, baik jalan itu terpuji ataupun tercela.
Sedang menurut istilah ‘Ulama ‘aqidah, As-Sunnah adalah petunjuk yang telah dilakukan oleh Rasululloh Shallallohu ‘alaihi Wasallam dan para Shahabatnya baik dalam ilmu, i’tiqod (keyakinan), perkataan maupun perbuatan. Dan ini adalah As-Sunnah yang wajib diikuti, orang yang mengikutinya akan dipuji dan orang yang menyalahinya akan dicela.-Buhuuts fiil’Aqiidah Ahlis Sunnah (hlmn. 16)-
Disebut Ahlus Sunnah, karena kuatnya mereka berpegang dan ber-ittiba’ (mengikuti) Sunnah Nabi Shallallohu ‘alaihi Wasallam dan para Shahabatnya.
Al-Jama’ah menurt ulama ‘aqidah adalah generasi pertama dari ummat ini, yaitu generasiShahabat, Tabi’in, dan Tabi’ut tabi’in serta orang-orang yang mengikuti dalam kebaikan hingga hari kiamat, karena berkumpul diatas kebenaran.
Disebut al-Jama’ah, karena mereka bersatu diatas kebenaran, tidak mau berpecah-belah dalam urusan agama, berkumpul dibawah kepemimpinan para Imam (yang berpegang kepada) al-haaq (kebenaran), tidak mau keluar dari jama’ah mereka dan mengikuti apa yang telah menjadi kesepakatan Salaful Ummah. –Mujmal Ushuul Ahlis Sunnah wal Jama’ah fiil ‘Aqiidah-
Jadi, Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah orang yang mempunyai sifat dan karakter mengikuti Sunnah Nabi Shallallohu ‘alaihi Wallam dan menjauhi perkara-perkara yang baru dan bid’ah dalam agama.
Mereka juga disebut juga Ahlul Hadits, Ahlul Atsar, Ahlu Ittiba’, ath-Thaaifatul Manshuurah (golongan yang endapatkan pertolongan Alloh), al-Firqatun Naajiyah (golongan yang selamat), dan al-Ghurabaa’ (orang asing)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. aisyah sholihah - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template